Serambiupdate.com - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) secara resmi melepas mahasiswa peserta Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di Sumatera Barat. Pelepasan ini dilakukan setelah dua proposal Uhamka dinyatakan lolos pendanaan Program Mahasiswa Berdampak bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Acara pelepasan dihadiri Rektor Uhamka Prof. Gunawan
Suryoputro, Wakil Rektor IV Muhammad Dwifajri, Kepala Badan Pembinaan dan
Pengembangan Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni (BPPKKA) Sugiono, serta sejumlah
dekan di lingkungan Uhamka.
Turut hadir dua dosen Uhamka penerima hibah Program
Mahasiswa Berdampak, yakni Muntazimah dan Ari Khairurrijal Fahmi. Keduanya akan
memimpin langsung pelaksanaan pengabdian bersama mahasiswa di lokasi sasaran.
Sebanyak sekitar 50 mahasiswa Uhamka akan diterjunkan dan
dibagi ke dalam dua kelompok pengabdian. Kegiatan tersebut dilaksanakan di
Kabupaten Pesisir Selatan, Nagari Kambang Utara, serta Nagari Limau Gadang
Pancung Taba, Sumatera Barat.
Rektor Uhamka Prof. Gunawan Suryoputro menegaskan, kehadiran
mahasiswa di tengah masyarakat tidak sebatas kegiatan kerelawanan, tetapi juga
pendampingan yang menyentuh aspek pemulihan fisik dan psikologis warga
pascabencana.
"Kiranya program mahasiswa berdampak ini dapat
menumbuhkan empati dan kepedulian sosial mahasiswa, sekaligus memperkaya
pengalaman mereka dalam memahami dan mendorong kehidupan masyarakat yang sedang
bangkit pascabencana," harapnya.
Di lain hal, Kepala BPPKKA Uhamka Sugiono menyampaikan bahwa
pihaknya saat ini masih menantikan hasil pendanaan Program Penguatan Kapasitas
Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dari Belmawa. Ia berharap keberhasilan
Uhamka dalam Program Mahasiswa Berdampak dapat diikuti oleh lolosnya lebih
banyak proposal mahasiswa.
“Kami berharap proposal PPK Ormawa Uhamka juga dapat lolos,
sehingga Uhamka bisa terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat
melalui program pengabdian yang berdampak langsung dan berkelanjutan,” ujarnya.
Muntazimah selaku salah satu dosen penerima hibah Program
Mahasiswa Berdampak menyebutkan, antusiasme mahasiswa dan keterbukaan
masyarakat menjadi modal penting dalam pelaksanaan program pengabdian.
"Bahkan mahasiswa yang akan melakukan pengabdian nanti
juga sudah melakukan baseline dan pemetaan awal kondisi di lapangan. Insyaallah
kehadiran kami akan disambut baik oleh para warga," lanjutnya.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan
fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi
Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome
Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah
menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa
kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang
ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.
