Serambiupdate.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menyatakan bahwa beasiswa pendidikan masih menjadi prioritas utama dalam penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat.
"Sektor pendidikan pada tahun 2026 tetap menjadi prioritas utama karena sejalan dengan visi dan misi Bupati Temanggung, Agus Setyawan," tutur Wakil Ketua Baznas Temanggung, Abdulloh Yusron Avesina.
Ia menjelaskan bahwa program beasiswa ini bertujuan membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi kaum duafa dan para santri, terutama bagi mereka yang berprestasi serta memiliki potensi untuk memberikan dampak sosial yang besar di masa depan.
"Di tahun 2026, pemberian beasiswa tetap dilakukan bagi siswa dari tingkat SD, SMP, sampai SMA sederajat. Selain itu, sejak tahun sebelumnya program ini juga telah mencakup mahasiswa," ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa saat ini terdapat 100 mahasiswa yang setiap tahun menerima beasiswa sebesar Rp6 juta untuk membantu biaya kuliah. Selain itu, melalui program Bintang Baznas terdapat 450 anak yang memperoleh bantuan sebesar Rp300.000 setiap bulan.
"Selain program tersebut, bantuan juga disalurkan kepada 75 santri tahfidz sebesar Rp350.000 per bulan. Sementara itu, untuk membantu tunggakan SPP, Baznas juga memberikan bantuan kepada 400 anak dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA/SMK/MA. Besaran bantuan yang diberikan adalah Rp500.000 untuk SD, Rp750.000 untuk SMP, dan Rp1 juta bagi siswa SMA/SMK/MA," paparnya.
Pemberian beasiswa kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu dilakukan untuk memastikan pemerataan akses pendidikan, menekan angka putus sekolah, serta membantu mengurangi beban ekonomi keluarga.
"Beasiswa ini diberikan sebagai upaya memutus rantai kemiskinan dengan memastikan anak-anak tetap dapat melanjutkan pendidikan, baik formal maupun nonformal, bahkan sampai ke tingkat perguruan tinggi," tegasnya.