Serambiupdate.com - Kementerian
Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia menegaskan
komitmennya meningkatkan kualitas pendidikan
melalui program revitalisasi sekolah di Jawa Timur, sebagai langkah peningkatan
infrastruktur penunjang kemajuan Pendidikan.Kemendikdasmen RI
memfokuskan tidak hanya pada fisik, pemerintah juga mendorong digitalisasi
pembelajaran melalui distribusi 39.843 perangkat Interactive Flat Panel (IFP)
ke sekolah-sekolah. Seluruh perangkat telah disalurkan dan guru telah
mendapatkan pelatihan, sehingga diharapkan mampu mendukung proses belajar yang
lebih interaktif dan berbasis teknologi.
Menteri
Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyampaikan hal tersebut dalam
Musrenbang RKPD Provinsi Jawa Timur 2027 sebagai bagian dari upaya pemerataan
infrastruktur pendidikan.
”Dalam program
tersebut, sebanyak 1.390 sekolah telah diperbaiki dan tiga sekolah baru
dibangun dengan total anggaran lebih dari Rp917 miliar. Capaian ini menjadi
salah satu yang terbesar secara nasional dan telah terealisasi sepenuhnya,
menunjukkan percepatan pembangunan sarana pendidikan di daerah,” ucap Prof. Mu’ti
Keberhasilan
program ini turut didukung kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyebut daerahnya mencatat
prestasi pendidikan, sementara DPRD menegaskan pendidikan sebagai prioritas
pembangunan. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya
manusia dan memperluas akses pendidikan secara merata.