Serambiupdate.com Badan Pembinaan dan Pengembangan Kemahasiswaan Karir dan Alumni (BPPKKA) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan kegiatan Diseminasi dan Launching Hasil Laporan Tracer Study 2025 serta Sistem Tracer Study 2026 di Aula A.R. Fachrudin Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uhamka, Selasa (4/8).
Acara ini dihadiri oleh Prof. Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka, Anisia Kumala selaku Warek I Uhamka, Prof. Nani Solihati selaku Warek III Uhamka, Muhammad Dwifajri Wakil Rektor IV Uhamka, Sugiono Kepala BPPKKA Uhamka, Stakeholder BPPKKA Uhamka, serta Civitas Akademika Uhamka.
Rektor Uhamka, Gunawan Suryoputro, menyampaikan bahwa tracer study memiliki peran penting sebagai instrumen evaluasi untuk mengukur efektivitas implementasi kurikulum dan sistem pembelajaran di Uhamka.
Selain itu, tracer study juga menjadi sarana untuk mengetahui rekam jejak serta jangkauan alumni di berbagai bidang profesi.
"Bagi Uhamka, tracer study bukan hanya tentang mendata alumni. Yang lebih penting adalah bagaimana hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan kurikulum, meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus melihat sejauh mana lulusan kita berkiprah di berbagai bidang," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, BPPKKA Uhamka meluncurkan Sistem Tracer Study 2026 sebagai inovasi digital dalam pengelolaan data alumni yang user friendly, fleksibel, dan dengan tampilan menarik. Sistem ini dihadirkan untuk mempermudah pelacakan lulusan dan mendukung pengelolaan data alumni yang lebih akurat.
Sugiono, Kepala BPPKKA menyebut respon alumni terhadap Tracer Study 2025 mencapai 73%, melampaui target yang telah ditetapkan.
“Tentu hasil tersebut menjadi sumber informasi penting untuk mengevaluasi kualitas lulusan dan menyusun strategi pengembangan pendidikan di Uhamka,” lanjutnya.
Salah satu temuan menarik dalam paparan Tracer Study 2025 menunjukkan sebagian besar lulusan Uhamka berhasil memasuki dunia kerja dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah lulus dengan capaian 85%.
Hal ini menjadi salah satu indikator keberhasilan implementasi kurikulum dan sistem pembelajaran yang diterapkan Uhamka dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja.
Data Tracer Study 2025 juga mencatat tingkat kesesuaian bidang kerja lulusan dengan profil program studi mencapai 87%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar lulusan Uhamka bekerja sesuai dengan kompetensi yang diperoleh selama masa studi.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah menarik hingga 40%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.Badan Pembinaan dan Pengembangan Kemahasiswaan Karir dan Alumni (BPPKKA) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan kegiatan Diseminasi dan Launching Hasil Laporan Tracer Study 2025 serta Sistem Tracer Study 2026 di Aula A.R. Fachrudin Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uhamka, Selasa (4/8).
Acara ini dihadiri oleh Prof. Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka, Anisia Kumala selaku Warek I Uhamka, Prof. Nani Solihati selaku Warek III Uhamka, Muhammad Dwifajri Wakil Rektor IV Uhamka, Sugiono Kepala BPPKKA Uhamka, Stakeholder BPPKKA Uhamka, serta Civitas Akademika Uhamka.
Rektor Uhamka, Gunawan Suryoputro, menyampaikan bahwa tracer study memiliki peran penting sebagai instrumen evaluasi untuk mengukur efektivitas implementasi kurikulum dan sistem pembelajaran di Uhamka.
Selain itu, tracer study juga menjadi sarana untuk mengetahui rekam jejak serta jangkauan alumni di berbagai bidang profesi.
"Bagi Uhamka, tracer study bukan hanya tentang mendata alumni. Yang lebih penting adalah bagaimana hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan kurikulum, meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus melihat sejauh mana lulusan kita berkiprah di berbagai bidang," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, BPPKKA Uhamka meluncurkan Sistem Tracer Study 2026 sebagai inovasi digital dalam pengelolaan data alumni yang user friendly, fleksibel, dan dengan tampilan menarik. Sistem ini dihadirkan untuk mempermudah pelacakan lulusan dan mendukung pengelolaan data alumni yang lebih akurat.
Sugiono, Kepala BPPKKA menyebut respon alumni terhadap Tracer Study 2025 mencapai 73%, melampaui target yang telah ditetapkan.
“Tentu hasil tersebut menjadi sumber informasi penting untuk mengevaluasi kualitas lulusan dan menyusun strategi pengembangan pendidikan di Uhamka,” lanjutnya.
Salah satu temuan menarik dalam paparan Tracer Study 2025 menunjukkan sebagian besar lulusan Uhamka berhasil memasuki dunia kerja dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah lulus dengan capaian 85%.
Hal ini menjadi salah satu indikator keberhasilan implementasi kurikulum dan sistem pembelajaran yang diterapkan Uhamka dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja.
Data Tracer Study 2025 juga mencatat tingkat kesesuaian bidang kerja lulusan dengan profil program studi mencapai 87%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar lulusan Uhamka bekerja sesuai dengan kompetensi yang diperoleh selama masa studi.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah menarik hingga 40%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.
