Kesepahaman tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan lulusan Sekolah Rakyat agar memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Gus Ipul menyambut baik terealisasinya kerja sama tersebut setelah sebelumnya direncanakan untuk diwujudkan.
Program Sekolah Rakyat (SR) terus membangun sinergi dengan berbagai pihak untuk membuka lebih banyak peluang bagi para lulusannya dalam meraih cita-cita. Salah satu bentuk kerja sama tersebut diarahkan untuk memperluas akses alumni Sekolah Rakyat agar dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi unggulan di Indonesia.
“Saya hari ini benar-benar bahagia betul, rencana kita bisa MoU akhirnya bisa terwujud,” kata Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta.
Saat ini, menurut Gus Ipul, terdapat lebih dari 6.000 siswa SMA Sekolah Rakyat yang diproyeksikan menyelesaikan pendidikan pada 2028. Sementara itu, siswa jenjang SD dan SMP yang memenuhi standar tertentu akan diarahkan ke Sekolah Garuda, sedangkan siswa lainnya akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA Sekolah Rakyat.
Gus Ipul menjelaskan, lulusan Sekolah Rakyat nantinya memiliki dua jalur sesuai dengan arah kebijakan pemerintah. Siswa yang ingin melanjutkan pendidikan akan didukung melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, sedangkan mereka yang memilih memasuki dunia kerja akan difasilitasi melalui kolaborasi dengan kementerian, lembaga, maupun pihak swasta.
“Lulusannya ada dua sesuai arah Presiden. Yang memang ingin kuliah, nanti kita perlu kerja sama sama Bapak hari ini. Dan juga yang ingin bekerja, kita akan kerja sama dengan banyak kementerian, lembaga, maupun juga yang dari swasta,” katanya.
dl
