Serambiupdate.com - Tim dosen Fakultas Farmasi dan Sains (FFS) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka) menggelar pelatihan pengolahan minyak goreng bekas menjadi pembersih lantai di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al-Ma’un, Matraman, Jakarta.
Kegiatan ini bertujuan mengedukasi anak-anak binaan tentang pemanfaatan limbah rumah tangga sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Pelatihan berlangsung dalam kerangka program Pengabdian kepada Masyarakat yang didukung Hibah RisetMu Batch IX Tahun 2026.
Ketua tim, Fitri Yuniarti, menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari permasalahan kurangnya aktivitas berbasis sains dan teknologi di LKSA.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya menerima santunan, tetapi juga memperoleh keterampilan praktis yang bisa membantu perekonomian mereka,” ujarnya.
Dalam pelatihan, peserta diperkenalkan pada proses pemurnian minyak jelantah menggunakan karbon aktif, pembuatan pasta biang sabun, hingga formulasi pembersih lantai dengan tambahan bahan alami. Tim dosen juga memberikan materi tentang pengemasan dan strategi pemasaran agar produk memiliki nilai jual.
Meski jumlah peserta belum maksimal, antusiasme terlihat tinggi. Anak-anak aktif bertanya dan mengikuti demonstrasi pembuatan sabun pembersih lantai. Produk yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membuka peluang usaha kecil berbasis lingkungan.
Kegiatan ini diharapkan berkelanjutan dan mampu mendorong terciptanya masyarakat yang lebih produktif. Selain menghasilkan produk rumah tangga, luaran program akan dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi serta media online.
“Pelatihan ini bukan hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan semangat berwirausaha,” tambah Fitri.
Dengan adanya program ini, Uhamka menegaskan komitmennya mendukung kemandirian anak-anak binaan LKSA sekaligus membantu pemerintah dalam mengurangi limbah rumah tangga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
.jpeg)