Serambiupdate.com - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan kegiatan Enlightening Lecture ke-23 dan Halal Bi Halal Keluarga sebagai implementasi SDGs 16 Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, dengan mengangkat tema Pendidikan untuk Semua: Peran Dosen dan Calon Guru dalam Mewujudkan Pembelajaran yang Ramah, Inklusif dan Bermakna, di Aula Ahmad Dahlan, FKIP Uhamka, Kamis (9/4).
Kegiatan
Enlightening Lecturer merupakan agenda yang telah dilaksanakan oleh Keluarga
Civitas Akademik FKIP Uhamka dan telah masuk penyelenggaraan ke-23, dalam
memperkuat wawasan dan pengetahuan para dosen di bidang pendidikan dan
pengajaran, melalui penyampaian materi dari pakar pendidikan dari Kementrian
Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, dilanjutkan dengan Halal Bi
Halal antar Civitas Akademik FKIP Uhamka sebagai implementasi penguatan
integrasi dan sinergi di kalangan dosen pengajar.
Agenda dihadiri
oleh Desvian Bandarsyah selaku Wakil Rektor II Uhamka, Prof. Nani Solihati
selaku Wakil Rektor III Uhamka, Iwan Junaedi selaku Direktur Kepala Sekolah,
Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen RI, Purnama Syae
Purrohman selaku Dekan FKIP, Jajaran Wakil Dekan FKIP Uhamka, Dosen dan
Mahasiswa FKIP Uhamka yang hadir dalam kegiatan.
Dalam
penyampaiannya, Desvian Bandarsyah menyebutkan bahwa pendidikan yang tangguh,
merupakan pendidikan yang mampu dalam memberikan kepastian dalam mengembangkan
dan meningkatkan kompetensi generasi muda, melalui tenaga pengajar yang
berkualitas.
"Pendidikan
kita harus memberikan kepastian dalam mengembangkan dan meningkatkan kompetensi
generasi muda yang mampu mencerahkan dan melanjutkan kemajuan perkembangan
negara ini, melalui peran tenaga pengajar yang unggul dan kompeten," ucap
Desvian.
Dilain pihak,
Iwan Junaedi selaku Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga
Kependidikan Kemendikdasmen RI menyampaikan pentingnya pengembagan SDM Tenaga
Pengajar sebagai acuan bagi para generasi muda dalam memahami dan menguasai
ilmu-ilmu, yang dipelajari dari para guru atau dosen.
"Pengembangan
SDM Tenaga Pengajar sangatlah penting untuk ditingkatkan sesuai dengan
kompetensi dan bidang keilmuan, sehingga menghasilkan tenaga pengajar atau guru
yang handal dan kompeten di bidangnya, serta menjadi pakar keilmuan bagi para
generasi muda dalam memahami setiap cakupan keilmuan yang dipelajari,"
ujar Iwan.
Selanjutnya,
Purnama Syae Purrohman selaku Dekan FKIP Uhamka menyampaikan komitmen kuat FKIP
Uhamka dalam terus memberikan penguatan kompetensi para dosen, agar menjadi
tenaga pengajar yang unggul dalam mencetak calon guru yang kompeten dari para
mahasiswa, dan menjawab tantangan zaman.
"FKIP Uhamka
terus berkomitmen dalam terus memberikan pengayaan dan penguatan kompetensi
para dosen, melalui bantuan mitra-mitra kita, seperti memberikan pelatihan
robotik dan pemahaman teknologi dalam pembelajaran, sehingga dapat beradaptasi
dengan perkembangan zaman," pungkas Purnama.
Buat kamu yang
penasaran dengan keunggulan fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program
studinya sudah terakreditasi Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum
Internasional yaitu Kurikulum Outcome Based Education (OBE), dan penawaran
beasiswa serta potongan biaya kuliah menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan
daftarkan dirimu secara langsung di link
https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana
beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.
