Serambiupdate.com - Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Seminar Eurasia Course 2026 ke-3 dengan menghadirkan narasumber pakar lintas budaya dalam negeri, di Aula Ahmad Dahlan, FKIP Uhamka, Rabu (8/4).
Seminar Eurasia
kali ini mengangkat tema Omotenashi dan Literasi Keempatian: Praktik
Keramahtamahan Jepang untuk Masyarakat Multikultural, dengan menghadirkan
narasumber ahli pakar di bidang kebahasaan dan multikultural Jepang, dalam
memperluas wawasan para mahasiswa berdasarkan ilmu dan pengalaman para pakar
selama di Jepang, yang sejalan dengan implementasi SDGs 10 Berkurangnya
Kesenjangan.
Seminar dihadiri
oleh Purnama Syae Purrohman selaku Dekan FKIP Uhamka, Ika Yatri selaku Wakil
Dekan I FKIP Uhamka, Prof. Samsul Maarif selaku Wakil Dekan II FKIP Uhamka,
Harinaredi selaku Wakil Dekan III FKIP Uhamka, Rita Agustina selaku Kaprodi
Pendidikan Bahasa Jepang FKIP Uhamka, dan para narasumber yaitu Roni selaku
Pakar Linguistik Jepang dari Universitas Negeri Surakarta, Cicilia Tantri
Suryawati selaku Dekan Fakultas Sastra Universitas Dr. Soetomo, dan Sri Aju
Indrowaty selaku Kaprodi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Brawijaya, serta
para dosen dan mahasiswa yang hadir.
Purnama Syae
Purrohman selaku Dekan FKIP Uhamka menyampaikan bahwa Seminar Eurasia kali ini
menghadirkan para narasumber yang merupakan akademisi Indonesia yang sudah
paham dan ahli, mengenai budaya dan kebahasaan masyarakat Jepang selama mereka
menempuh pendidikan disana.
"Para
narasumber dalam Seminar Eurasia kali ini, menghadirkan pakar kultural dan
kebahasaan Jepang dari Indonesia, dalam memberikan penguatan budaya dan wawasan
di Jepang berdasarkan perspektif dari pengalaman mereka selama disana, ini juga
bisa menjadi motivasi bagi para mahasiswa karena lebih mudah dipahami karena
narasumbernya berasal dari Indonesia," ucap Purnama.
Selanjutnya, Roni
selaku Narasumber dari Universitas Negeri Surakarta menyampaikan pentingnya
pemahaman bahwa bahasa itu bersifat universal, agar para mahasiswa bisa lebih
mudah memahami tata kebahasaan dan linguistik suatu bahasa, terutama Bahasa
Jepang.
"Para
mahasiswa harus dapat bisa menumbuhkan pemahaman bahwa bahasa itu sifatnya
Universal dan luas, sehingga dapat menjadi stimulus dalam mempermudah para
mahasiswa untuk mempelajari dan memahami bahasa, terutama Bahasa Jepang,"
pungkas Roni.
Buat kamu yang penasaran dengan keunggulan fasilitas-fasilitas Uhamka dan program-program studinya sudah terakreditasi Unggul, Kampus dengan taraf kurikulum Internasional yaitu Kurikulum Outcome Based Education (OBE), dan penawaran beasiswa serta potongan biaya kuliah menarik hingga 45%, kamu bisa cek dan daftarkan dirimu secara langsung di link https://pmb.uhamka.ac.id/ dan kamu bisa kuliah mulai dari harga 680 ribu per bulan dan total dana beasiswa yang ditawarkan Uhamka sebesar 40 miliar.
